[Ngopini] META VS Waifu? Manakah yang Paling Worth It?

Kanau.org – Yahallo! Perang panas antara karakter META vs Waifu sering jadi bahan perdebatan. Orang yang biasanya berkata, “Waifu number one!” bisa saja men-skip banner waifu mereka dan justru malah mengincar META.

Lantas, manakah yang lebih penting antara karakter META atau karakter waifu? Mungkin, mari kita bahas satu persatu.

Apa itu META dan Waifu?

Ayaka (Youtube/@GenshinImpact)

META adalah Most Effective Tactic Available atau taktik paling efektif yang tersedia. Simpelnya, karakter META sangat mempermudah kehidupan sang player di dalam gim karena karakter tersebut tebilang paling efektif untuk saat ini. Dalam penulisan ini, anggap saja karakter META juga bisa diartikan sebagai karakter yang paling dibutuhkan dalam suatu kondisi tertentu.

Waifu merupakan istilah untuk pacar 2D di anime. Walaupun, saat ini istilah waifu bisa merujuk ke karakter perempuan favorit baik di dalam gim maupun di dalam anime. Karakter tersebut bisa disebut waifuable atau tidak tergantung dari pandangan sang pemain.

Lu Punya META, Lu Punya Kuasa

Kazuha (Youtube/@GenshinImpact)

Karakter META yang paling sering kita dengar adalah Kaedehara Kazuha dari Genshin Impact. Karakter ini sering dipakai sebagai crowd control terbaik. Meskipun saat awal rilis, karakter ini sering tidak dipedulikan.

Kazuha paling sering dipakai sebagai support atau sub DPS saat di Spiral Abyss. Ketika dikeroyok musuh, skill dan ulti-nya siap membabat habis para kroco tersebut, tapi bisa juga boss-nya yang malah terbabat.

Seele (Youtube/@HonkaiStarRail)

Ada momen di mana waifu bisa jadi META. Akan tetapi, tidak selamanya seperti itu. Contohnya, saat awal rilis HSR (Honkai Star Rail), Seele adalah karakter META sekaligus karakter waifuable yang bisa didapatkan di banner Butterfly on Swordtip.

Banyak pertarungan dan event yang mempermudah penulis ketika menggunakan Seele. Apalagi, ia punya talent yang di mana mampu jalan lagi setelah membunuh lawannya.

Waifu Number One

Ayaka (Youtube/@GenshinImpact)

Main gim mengincar waifu? Lah, memangnya ada? Mungkin kalau bagi para player kompetitif, tidak ada waktu untuk memilih waifu karena META adalah segalanya. Namun, ketika bermain sebagai bentuk relaksasi diri, memilih waifu adalah salah satu pilihan terbaik.

Bermain bersama waifu kesayangan seringkali memiliki komposisi tim yang unik dan bahkan di luar nalar. Meskipun caranya sering kali tidak efektif, selama sang pemain merasakan kesenangan, tentu tidak masalah, kan?

Setiap Pilihan Ada Konsekuensi

Skadi edisi summer (Arknight)

Kalau pilih META, tetapi mengabaikan waifu, salah satu penyesalan pastinya adalah menunggu banner waifu rerun kembali dan itu butuh waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

Sebagai contoh, karakter bernama Skadi dari gim Arknight memiliki kostum edisi pantai pada event kali ini. Akan tetapi, penulis melewatkan banner Skadi dan tidak menukarkan token untuk mendapatkannya. Hasilnya yaa, hanya bisa pasrah untuk memandanginya tanpa mendapatkannya.

Silver wolf (Youtube/@HonkaiStarRail)

Kalau pilih waifu, mungkin saja apa yang benar-benar dibutuhkan untuk beberapa misi jadi tidak terpenuhi.

Contohnya dalam gim Honkai: Star Rail, mungkin saja kita lebih memilih gacha Silver Wolf  sebagai debuffer dibandingkan gacha Luocha sebagai healer karena untuk melengkapi koleksi waifu kita. Namun ketika MoC yang perlu dua party, party lainnya akan kewalahan karena kekurangan seorang healer.

Meskipun begitu, setiap orang pasti memiliki kebutuhannya masing-masing jadi tidak perlu dipermasalahkan. Antara fokus ke party utama atau fokus ke banyak party sekaligus tergantung situasi, itu silahkan saja.

Penutup

Eula (Youtube/@GenshinImpact)

Memilih META atau waifu adalah pilihan masing-masing sesuai selera. Setiap pilihan pasti ada konsekuensinya dan itu mempengaruhi peforma kalian dalam bermain. Solusi termudah untuk mengatasi semua ini adalah duit. Jika ada duit, bisa gacha kapanpun dan dimanapun tanpa perlu memikirkan resource yang tersedia.

Leave a Reply