[Ngopini] Mengapa Banyak Karakter Utama Anime Tidak Mempunyai Orang Tua?

Kanau.org – Pernahkah kalian bertanya-tanya kenapa beberapa karakter anime dengan genre action seperti Naruto, Demon Slayer, One Piece, dan Attack on Titan tidak mempunyai orang tua. Untuk One Piece menjadi pengecualian karena Luffy masih memiliki seorang Ayah. Namun Ayah Luffy meninggalkan dirinya ketika masih kecil dan tidak pernah kembali. Sehingga Luffy tidak mempunyai figur orang tua seperti orang normal dan beruntung pada umumnya.

Tanjiro, Eren, dan Naruto juga tidak memiliki orang tua semasa mereka kecil hingga dewasa. Kedua orang tua Eren dan Tanjiro meninggal ketika mereka berdua masih anak-anak. Sedangkan orang tua Naruto meninggal ketika Naruto masih bayi. Setelah saya telusuri lebih dalam, ada beberapa alasan mengapa penulis melakukan hal tersebut.

1. Kebebasan Karakter

Untuk beberapa kasus, ketiadaan orang tua membuat karakter menjadi lebih bebas melakukan hal apa saja. Karakter tersebut dapat mencoba semua hal dan mengejar apa yang dirinya inginkan tanpa mendapatkan halangan oleh orang tua. Tindakan itu membuat karakter mau tidak mau harus belajar bertanggung jawab dan menyelesaikan masalahnya sendiri. Dengan pengalaman yang dilalui inilah seorang karakter mendapatkan character development lebih signifikan dari karakter lainnya yang memiliki kedua orang tua.

2. Memberikan Efek Dramatis

Ketiadaan orang tua dapat memberikan efek yang lebih dramatis kepada penonton. Contohnya seperti Naruto, sejak kecil dirinya selalu dijauhi oleh penduduk desa karena dituduh telah membunuh warga desa Konoha. Ketika sedang mendapatkan masalah Naruto tidak bisa menggantungkan masalahnya kepada orang tuanya seperti Sakura atau Shikamaru. Keadaan Naruto yang hidup sebatang kara membuat penonton menjadi lebih merasa berempati terhadap situasi yang Naruto alami.

3. Gaya Narasi

Anime sering kali menggunakan pilihan gaya narasi yang lebih eksentrik atau fantastis, di mana unsur-unsur realitas seperti keluarga tidak selalu diutamakan. Ini memungkinkan anime menjelajahi dunia yang berbeda dari kenyataan sehari-hari.

4. Keterbatasan Waktu

Batas waktu pengerjaan anime memiliki batasan yang cukup ketat, dan menambahkan latar belakang orang tua mungkin membutuhkan lebih banyak pengembangan karakter dan alur cerita yang lebih kompleks. Sehingga penulis cerita memilih untuk menghilangkan orang tua untuk mengejar waktu pembuatan.

Bagaimanapun, tidak semua penulis cerita anime membuat karakternya tidak mempunyai orang tua. Contohnya saja Mob dari anime Mob Psycho 100 dan Light Yagami dari anime Death Note. Walaupun orang tua mereka jarang disorot kamera, namun setidaknya Mob dan Light masih memiliki orang tua yang selalu berada di sisinya.

Leave a Reply