EA Resmi Larang Tim Esports Dari Rusia Untuk Ikuti Turnamennya

0 88

Konflik yang dialami oleh Ukraina dan Rusia sampai saat ini masih terus memanas. Dampak yang ditimbulkan oleh invasi Rusia Ke Ukraina tersebut juga menyasar industri E-sports negara tersebut.

Baru-baru ini EA telah resmi mengumumkan bahwa semua tim E-sports yang berasal dari negara Rusia maupun Belarusia akan dilarang untuk mengikuti semua turnamen resmi yang mereka adakan seperti Apex Legends dan FIFA 22 Pro League.

“Kami terus dikejutkan dengan konflik yang sedang berlangsung di Ukraina dan bergabung dengan banyak suara di seluruh dunia dalam menyerukan perdamaian serta memberhentikan invasi,” ungkap EA dalam salah satu cuitan twiternya. “Kami berdiri atas nama solidaritas dengan rakyat Ukraina.”

Keputusan EA tersebut juga mengikuti aturan yang diberlakukan oleh ESL yang juga menghapus tim asal Rusia seperti Virtus.pro serta Gambit dari ESL Pro League Season 15. Mereka sedikit mengendorkan aturannya dan membolehkan tim serta pemain ikut kompetisi asalkan menggunakan nama netral serta tidak menaruh atribut negaranya saat bertanding

Seiring dengan EA, beberapa perusahaan lain, termasuk Microsoft , CD Projekt Group , dan Tim Bloober, telah mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi menjual produk mereka di negara Rusia.

Invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada akhir Februari ketika Rusia melancarkan sebuah serangan ke negara itu. Serangan tersebut mengakibatkan sanksi terhadap Rusia dari banyak negara di dunia. Perusahaan besar seperti Shell, BP, dan Apple juga telah berhenti beroperasi di negara tersebut bersama dengan perusahaan hiburan seperti Disney, Warner Bros, dan Paramount.

Sumber : Gamerwk.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More