Crunchyroll Dihujani Banyak Kritikan Karena Menayangkan Versi Sensor Anime World’s End Harem!!!

0 25,703

Setelah penundaan penayangan untuk episode kedua dari anime World’s End Harem (Shuumatsu No Harem) pada bulan oktober lalu. Kini, anime World’s End Harem telah kembali tayang dan telah dapat disaksikan kembali sejak tanggal 8 Januari yang lalu.

Crunchyroll sebagai salah satu situs layanan streaming resmi yang menayangkan anime World’s End Harem, terus mengumpulkan berbagai data terkait ulasan buruk yang datang dari para pelanggannya yang menonton anime tersebut di platform Crunchyroll.

Menurut data yang telah mereka kumpulkan, Crunchyroll telah menerima banyak sekali kritikan yang datang dari para penonton, pasalnya banyak dari para penonton yang merasa tidak puas karena pihak Crunchyroll memilih menayangkan versi sensor dari anime World ‘s End Harem tersebut.

Ketidakpuasan bersifat umum, dan serial ini bertahan di peringkat rata-rata dengan jumlah skor 2,3 dari 5,0 di Crunchyroll (minimal 1,0). Beberapa komentar mengungkapkan mengapa Crunchyroll memiliki opsi “Aktifkan Konten Dewasa”, jika pada akhirnya mereka tetap mendapatkan sensor dalam anime tersebut.

Apalagi banyak dari mereka yang dengan sengaja berlangganan premium untuk bisa mendapatkan versi tanpa sensor, tetapi sepertinya hal tersebut tidaklah cukup. Jika dilihat sensor yang didapati memang terbilang cukup ekstrim, terdapat banyak sensor hitam yang mewarnai hampir seluruh adegan di anime tersebut.

Mengenai Anime World’s End Harem

Shuumatsu no Harem atau dikenal juga dengan judul World’s End Harem merupakan serial anime yang diproduksi oleh Studio Gokumi x AxsiZ, dan telah memulai penayangan episode perdananya secara resmi pada tanggal 8 Oktober 2021. Namun, karena beberapa hal mereka secara resmi menunda dan menjadwalkan ulang penayangan episode kedua dan seterusnya ke musim dingin 2022. Episode kedua dari seri anime World’s End Harem telah tayang pada tanggal 8 Januari 2022 kemarin.

Anime ini bercerita tentang Reito Mizuhara, seorang pria yang terkena penyakit misterius, dan karena penyakit tersebut belum ada obat penawarnya, maka dia untuk sementara waktu akan ditidurkan agar tubuhnya bisa beradaptasi dengan virus tersebut.

Beberapa tahun kemudian, dunia terkena sebuah bencana, dan 99,9% para pria meninggal akibat sebuah virus mematikan. Suatu ketika Reito pun dibangunkan, tetapi dia merasa bingung karena tidak ada pria sama sekali, dan hanya menyisakan para penduduk wanita saja.

Sumber : Somoskudasai.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More