Anime Fate/Strange Fake -Whispers of Dawn- Menunda Penayangannya

2 minutes reading
Thursday, 8 Dec 2022 17:37 0 25 Matsunagi Masaki

Kanau.org – Staf produksi adaptasi anime Fate/Strange Fake -Whispers of Dawn- mengumumkan melalui akun twitter resmi pada Rabu (7/12) bahwa mereka akan menunda penayangan adaptasi animenya. Adaptasi ini awalnya akan tayang pada 31 Desember dalam event Fate Project New Year TV Special, namun karena ada masalah dalam produksi penayangannya pun ditunda.

Jadwal penayangan akan diinformasikan melalui situs dan akun twitter resminya jika sudah mendapat keputusan terkait hal ini. Mereka juga akan menayangkan beberapa hasil dari produksi dalam event Fate Project New Year TV Special.

Seri ini sebelumnya mengumumkan adaptasi anime nya dalam Aniplex Online Fest 2022 pada 24 September lalu. Anime yang diproduksi oleh A-1 Pictures ini, telah memilih Shun Enokido (sutradara aksi Fate/Apocrypha) bersama Takahito Sakazume (sutradara animasi aksi Sword Art Online: Ordinal Scale) sebagai sutradara, dengan Yuukei Yamada (Fate/Apocrypha) yang mendesain karakternya, dan Hiroyuki Sawano (Shingeki no Kyojin) yang akan berperan sebagai komposer musik.

Visual anime Fate/Strange Fake -Whispers of Dawn- (Twitter/@Fate_SF_Anime)

Adaptasi ini akan dimeriahkan oleh:

  • Kana Hanazawa sebagai Ayaka Sajyou
  • Yuuki Ono sebagai Saber
  • Tomokazu Seki sebagai Archer
  • Yuu Kobayashi sebagai Lancer

Anime ini diadaptasi dari light novel yang ditulis oleh Ryougo Narita dan diilustrasikan oleh Morii Shizuki. Light novel ini diterbitkan oleh ASCII Media Works dengan imprint Dengeki Bunko pada 10 Januari 2015. Seri ini juga memiliki adaptasi manga yang dibuat oleh Morii Shizuki dan diterbitkan oleh Type-Moon pada 10 Januari 2015.

Seri ini menceritakan tentang Grail War yang merupakan salinan dari The Third Holy Grail War di Fuyuki. Setelah berakhirnya The Third Holy Grail War, sebuah organisasi dari Amerika Serikat memiliki penyihir yang terpisah dari organisasinya yang berbasis di London karena anggotanya mengambil data dari Grail War Fuyuki dan merencanakan ritual mereka sendiri. Setelah tujuh puluh tahun, mereka menggunakan kota Snowfield sebagai Sacred Land untuk Grail War mereka sendiri. Mereka tidak berhasil menyalin setiap aspek ritual, sehingga hanya membuatnya sebagai tiruan yang memiliki kehilangan kelas Saber dan mengizinkan pemanggilan Servant aneh karena definisi “pahlawan” sudah samar-samar.

Sumber: Twitter

Editor:
  • BlueHeaven
  • Matsunagi Masaki

    Seorang manusia biasa yang menyukai karya Jejepangan. Mencari pekerjaan supaya dapat memiliki penghasilan, disinilah diriku berkutat dengan tulisan pada media Jejepangan.

    Jika ingin berkenalan, bisa follow Instagram nya: @ytfeldrieweht