6 Gaya Hidup Hemat Ala Orang Jepang, Dijamin Anti Boros

Kanau.org – Sudah bukan rahasia lagi bahwa gaya hidup ala orang Jepang menjadi inspirasi banyak orang. Tidak sedikit orang yang mengaplikasikan kebiasaan tersebut, termasuk salah satunya kebiasaan hemat ala orang Jepang.

Kebiasaan hidup hemat ini selain membantu menjaga kesehatan finansial, kebiasaan hemat ini membuat kita lebih bijak dalam menggunakan uang.

Hidup hemat ala orang Jepang sangat sederhana. Kalian bisa mencobanya mulai dari sekarang. Apa saja cara hidup hemat yang dilakukan orang Jepang? Yuk, simak bahasan lengkapnya.

1. Menggunakan transportasi umum

Cara hidup hemat ala orang Jepang yang pertama yaitu menggunakan transportasi umum. Seperti yang kalian tahu, transportasi umum di Jepang terjamin kenyamanannya.

Sedikit orang Jepang yang memiliki kendaraan pribadi seperti sepeda motor dan mobil. Mereka lebih suka menggunakan transportasi umum untuk berpergian.

Ada banyak alasan mengapa orang Jepang lebih memilih menggunakan transportasi umum. Contohnya biaya parkir yang mahal dan aturan dan biaya yang tinggi untuk memiliki kendaraan pribadi.

2. Menekan biaya sewa tempat tinggal

Warga Jepang lebih memilih tempat tinggal yang tidak terlalu luas namun nyaman untuk ditinggali. Alasannya karena biaya sewa yang terjangkau dan biaya perawatan yang lebih murah.

Banyak pakar keuangan menyarakan agar biaya sewa tempat tinggal tidak lebih dari 25% dari penghasilan. 5% nya digunakan untuk biaya listrik, air, dan sebagainya.

Bagaimana menurut Kanauzen jika hal ini juga diterapkan di negara kita? Apakah cocok dengan masyarakat?

3. Membuat daftar belanja

Ibu rumah tangga di Jepang biasanya membuat daftar belanja sebelum pergi berbelanja. Sesampainya di toko, mereka langsung mendatangi rak produk yang mereka butuhkan tanpa berkeliling terlebih dahulu.

Cara ini efektif untuk mengontrol pengeluaran. Dengan begitu, kita tidak menghabiskan banyak waktu untuk melihat produk lain dan membeli produk yang dibutuhkan.

4. Membawa botol minum

Seperti yang kita tahu, harga botol minum kemasan berkisar antara tiga ribu hingga lima ribu rupiah. Bayangkan jika kita membutuhkan tiga botol minum dalam sehari. Kita mengeluarkan uang sebesar sembilan ribu rupiah hanya untuk botol minum kemasan.

Memang nominal tersebut terlihat kecil. Namun, jika ditotal selama satu minggu, maka nominalnya akan menjadi besar. Tentu kita bisa menghemat puluhan ribu rupiah jika kita membawa air minum dari rumah.

Membawa botol air dari rumah juga membuat kita bisa minum kapan saja sehingga terhindar dari dehidrasi. Dehidrasi dapat membuat kita tidak membuat keputusan dengan baik loh.

5. Membawa bekal dari rumah

Di Jepang ada istilah bento yaitu merupakan bekal yang disiapkan ibu untuk anaknya atau istri untuk suaminya. Sebenarnya kebiasaan ini juga sudah banyak diterapkan orang Indonesia.

Membawa bekal dari rumah selain dapat menghemat uang, juga lebih sehat karena makanan kita masak sendiri. Menu untuk bekal juga bisa diatur sesuai keinginan.

Biaya untuk makan di luar sudah jelas lebih mahal dibandingkan membawa bekal dari rumah. Kita hanya perlu stok bahan masakan di rumah lalu memasak untuk membuat bekal.

6. Seni menabung Kakeibo

Kakeibo adalah teknik keuangan dengan cara memisahkan pemasukan ke dalam amplop dan buku catatan. Cara menerapkan teknik ini sangat mudah, loh.

Pertama, kita mencatat pemasukan dikurangi pengeluaran tetap, contohnya listrik, biaya sewa tempat tinggal, dan lainnya. Kedua, tetapkan jumlah uang yang ingin ditabung. Tentu kita bebas mengatur nominalnya.

Ketiga catat dan pisahkan pengeluaran ke dalam 4 kategori. Kategori tersebut yang pertama adalah kebutuhan pokok, kedua pengeluaran untuk hiburan, ketiga pengeluaran untuk menambah wawasan, dan keempat pengeluaran untuk lain-lain. Di akhir, kita perlu mengevaluasi anggaran keuangan tiap akhir bulan.

Bagaimana menurut Kanauzen, tertarik mencoba cara hidup hemat ala orang Jepang di atas?